Jumat, April 13

Perbedaan Be Going To dan Will beserta contoh kalimatnya

Asalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya sobat hari ini? Jumpa lagi dengan kami masih di TUTORIAL89, tempatnya berbagi tutorial-tutorial menarik. Dikesempatan kali ini kami akan membahas "Perbedaan Be Going To dan Will beserta contoh kalimatnya".

Belajar bahasa inggris | Belajar mengenai kalimat perintah atau imperative sentences memang sangat mengasyikkan. Anda jadi bisa menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari. Semakin banyak membuat imperative sentences, maka semakin banyak pula jenis kalimat perintah yang Anda tahu. Kali ini, Anda akan belajar tentang perbedaan be going to dan will.

Apakah going to sama artinya dengan will? Artikel kali ini akan membahasnya. Will dan going to sama artinya. Kedua kata itu bisa diartikan dengan “akan” dalam Bahasa Indonesia. Simak perbedaannya lebih lanjut melalui contoh-contoh di bawah ini.

Perbedaan Be Going To dan Will beserta contoh kalimatnya
Gambar ilustrasi

Perbedaan Will dan Be Going to

Will dan be going to bisa digunakan untuk menyatakan aksi sukarela dalam sebuah kalimat. Jika will sering digunakan dalam simple future tense. Banyak orang lebih suka menggunakan going to dibandingkan dengan menggunakan will. Lihatlah perbedaannya.

1. Going to

Going to memiliki arti akan. Akan dalam arti sudah terencana. Dengan demikian, jika seseorang menggunakan going to pasti mengucapkan suatu ungkapan yang sudah terencana. Ini menunjukkan bahwa seseorang memiliki rencana untuk melakukan sesuatu di masa yang akan datang. Tidak peduli apakah rencana tersebut realistis atau tidak, yang jelas orang tersebut sudah memiliki niat atau rencana.

Perhatikan contoh penggunaan going to dalam kalimat:
I am going to spend my holiday in Japan
Saya akan menghabiskan liburan saya di jepang
She is not going to meet you
Dia tidak akan menemuimu
They are going to see you this holiday
Mereka akan menemuimu liburan ini

2. Will

Will lebih sering digunakan untuk menyatakan sebuah aksi yang sukarela. Pembicara melakukan sesuatu yang sukarela dan menawarkannya untuk orang lain. Banyak pula orang yang menggunakan will not atau won’t untuk menolak secara sukarela ketika ditawari untuk melakukan sesuatu.

Perhatikan contoh penggunaan will dalam kalimat:
I will bring the basket when I get water apple
Saya akan membawa keranjang, ketika saya mendapatkan jambu air
Will you help me, please?
Maukah kamu membantuku, plisss
I will translate your email soon.
Saya akan segera menerjemahkan emailmu

Dengan demikian, will dan be going to memang berbeda bukan? Jika going to digunakan untuk mengungkapkan masa depan yang lebih terencana, namun will belum. Sekian informasi mengenai penggunaan going to dan contohnya. Penasaran apa materi selanjutnya? Simak terus ya.
INFO PENULIS
Penulis
Ika Pratiwi
Facebook
https://fb.com/ikapra31
Publised at