Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya

Asalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya sobat hari ini? Jumpa lagi dengan kami masih di blog www.tutorial89.com, blog yang membahas berbagai tutorial-tutorial kehidupan sehari-hari. Dikesempatan kali ini kami akan membahas "Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya".

Belajar bahasa inggris | Sudahkah Anda paham mengenai Causative Verb? Jika sudah paham, artinya Anda sudah bisa membuat kalimat causative atau mempraktekkannya.

Selanjutnya, marilah belajar tentang materi bahasa Inggris lainnya yang masih berhubungan dengan Verb atau kata kerja. Materi ini yaitu tentang auxiliary verb. Sudah siap?

Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya

Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya

Pada hakikatnya, auxiliary verb merupakan salah satu kata kerja yang muncul sebelum kata kerja utama. Kata kerja ini bisa digunakan untuk memodifikasi kata kerja. Namun demikian, auxiliary verb tidak memiliki arti sendiri. Ini berbeda dengan kata kerja yang memiliki arti tersendiri dalam sebuah kalimat.

Dengan demikian, auxiliary seringkali disebut dengan kata kerja pembantu. Kata kerja pembantu biasanya terdiri dari primary yaitu be, do, dan have. Sebuah kata kerja utama biasanya bisa dilengkapi menggunakan 3 kata kerja pembantu. Hal tersebut sering kali terjadi dalam penggunaan tenses.

Contoh:
The children should have slept.  -  Anak-anak seharusnya tidur
Dalam contoh tersebut, terdapat 2 kata kerja pembantu yang digunakan. Pertama adalah modal yaitu should dan kedua adalah primary have. Dengan demikian, kalimat yang paling sering menggunakan 2 modal atau lebih adalah kalimat present perfect tense.

I will have been sleeping for 2 hours. -  Saya akan tidur selama 2 jam
Di dalam contoh tersebut, terdapat modal will dan primary have dan been. Dapat disimpulkan juga bahwa penggunaan 2 atau lebih kata kerja pembantu bisa terjadi pada jenis kalimat future perfect continuous tense.

Kata kerja pembantu ternyata bisa juga dijadikan sebagai kata kerja utama. Ini disebut juga dengan primary auxiliary verb. Kata kerja ini antara lain adalah be, do, dan have. Ketiga jenis primary auxiliary verb itu bisa dijadikan sebagai kata kerja utama.

Contoh:
She is brushing the bathroom floor.  -  Dia menyikat kamar mandi
Is (be) dalam kalimat tersebut ditambahkan untuk membentuk kalimat present continuous tense.

Your cake is being eaten by him  -  Kue mu sedang dimakan olehnya
Is (be) dalam kata kalimat tersebut membentuk suatu kalimat pasif

Mudah bukan? Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan auxiliary verb bisa digunakan sebagai kata kerja pembantu. Selain itu, auxiliary juga bisa dijadikan sebagai kata kerja utama. Yuk lanjut belajar materi selanjutnya.

INFO PENULIS
Penulis
Ika Pratiwi
Facebook
https://fb.com/ikapra31
Publised at
Sponsor

Artikel Terkait