Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya

Asalamu'alaikum Wr. Wb. Bagaimana kabarnya sobat hari ini? Jumpa lagi dengan kami masih di blog www.tutorial89.com, blog yang membahas berbagai tutorial-tutorial kehidupan sehari-hari. Dikesempatan kali ini kami akan membahas "Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya".

Belajar bahasa inggris | Sudahkah Anda paham mengenai Causative Verb? Kata kerja kausatif memang jarang digunakan dalam beberapa kalimat. Namun mempelajarinya tidak salah bukan ? Pengetahuan Anda pun akan menjadi lebih bertambah. Selanjutnya, marilah belajar tentang materi bahasa Inggris lainnya yaitu auxiliary verb.

Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya

Macam-macam auxiliary Verb dan Fungsinya

Pengertian auxiliary verb adalah kata kerja yang muncul sebelum kata kerja utama. Auxiliary verb ini sering pula disebut dengan kata kerja bantu. Maksudnya, kata kerja ini digunakan hanya sebagai penjelas dari kata kerja utama.

Dalam literatur bahasa Inggris, kata kerja bantu ini terdiri dari 4 macam yaitu to be, have, do, dan modal. Jadi, di sini Anda bisa menyimpulkan bahwa modal termasuk dalam kata kerja bantu. Lihatlah penjelasan lebih lanjut beserta contohnya.

To Be
Auxiliary verb yang pertama adalah to be. Jenis to be yaitu be, is, am, are, being, was, were, dan been. Kata kerja bantu jenis ini tidak memiliki arti secara literal. Fungsinya adalah sebagai kata kerja pembantu saja.
Subject
Present (sekarang)
Past (lalu)
I
Am
Was
You/they/we
Are
Where
He/she/it
is
Was
Bedakan contoh di bawah ini:
Ali is playing guitar – Ali sedang bermain gitar
Pada kalimat tersebut, is berpasangan dengan kata kerja playing. Adanya is pada kalimat tersebut menandakan sesuatu sedang terjadi.

Fatimah is a student – Fatimah adalah seorang pelajar
Pada kalimat tersebut, to be is berdiri sendiri dan memiliki arti adalah. Dalam kalimat tersebut, is bukan auxiliary verb melainkan hanya sebagai kata bantu.

Modal
Semua modal masuk dalam jenis auxiliary verb. Contohnya yaitu will, would, shall, should, must, might, can, could, may, might, have to dan had to. Perhatikan contoh berikut ini;

My brother can swim – Saudaraku bias berenang
Can pada kalimat tersebut merupakan auxiliary verb. Can menunjukkan bahwa subjek pada kalimat tersebut bisa melakukan sesuatu, yaitu bisa berenang.

You must go there – Kamu harus pergi ke sana
Must pada kalimat tersebut juga termasuk dalam kategori auxiliary verb. Must menunjukkan suatu keharusan yang harus dilakukan oleh subjek pada kalimat. Hal yang perlu diingat adalah modal dalam auxiliary verb selalu diikuti kata kerja bentuk pertama atau V infinitive tanpa tambahan apapun.

Jadi, apakah Anda sudah paham tentang jenis dan fungsi dari auxiliary verb?  

INFO PENULIS
Penulis
Ika Pratiwi
Facebook
https://fb.com/ikapra31
Publised at
Sponsor

Artikel Terkait